Showing posts with label Deb. Show all posts
Showing posts with label Deb. Show all posts

Tuesday, 26 July 2016

Format/Erase CD-RW Menggunakan K3B

K3B (Kde Burn Tools) adalah aplikasi Linux dengan lisensi GNU GPL yang digunakan sebagai tool yang berhubungan dengan CD dan DVD seperti menyalin file (back up), burning, disk copy, menyalin iso, audio & video CD dan lain-lain.


Salah satu tools-nya yang cukup menarik peminat akhir-akhir ini yaitu tool Format/Erasing. Sebuah tool yang memungkinkan Anda mengkosongkan kembali CD/DVD dengan kurun waktu yang sangat singkat. Dibawah ini akan diberikan tutorial tentang bagaimana seseorang mem-format CD-nya menggunakan K3B.


Step 1: Buka K3B(Kde Burn Tools)

Buka K3B Anda dengan mengklik icon yang terdapat pada Desktop atau melalui terminal dengan mengetikan perintah ~$k3b, sebelumnya Anda harus masuk sebagai root.



Step 2: Format/Erase Rewitable Disk
Setelah berhasil membuka K3B dan masuk di layar awal, close dialog tips, dilanjutkan dengan mengklik Tools tepat berada dibagian header. Kemudian pilih Format/Erase Rewitable Disk dan akan muncul dialog seperti berikut:



/2016/07/FormatataueraseCDatauDVRWMenggunakanK3B.html


Selanjutnya pilih media CD/DVD yang terhubung, kecepatan auto, dan dibagian Settings centang kedua-duannya. Kemudian klik Start untuk memulai membersihkan. Jika muncul "Action Dialog Setting", pilih yang di recomendasikan atau Default Setting. 


Ini akan memakan waktu tergantung seberapa besar data yang terdapat pada CD/DVD-RW Anda. 

Arikel terkait lainnya: 

Monday, 25 July 2016

Bersihkan CD-RW/DVD-RW Di Linux Menggunakan Shell Prompt

Tepat dua hari yang lalu, saya sempat bertanya-tanya bagaimana mem-format CD/DVD-RW yang sudah terlanjur terisi oleh beberapa data. Ada banyak sekali referensi mengenai hal itu salah satunya dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga, seperti K3B, dll. Tetapi bagaimana kalau saya tidak memiliki cukup quota internet untuk mendapatkan aplikasi semacam itu (curhat). Karena memang aplikasi semacam itu biasanya memakan ruang disk cukup besar, yang artinya ia membutuhkan arsip download yang besar pula. Jadi, saya memutuskan mencari cara lain, dan akhirnya masalah terselesaikan dengan packages kecil bernama Wodim.
Wodim adalah sebuah packages dengan ukuran kurang lebih 3MB yang merupakan sebuah aplikasi command line atau terminal yang berhubungan dengan CD/DVD. Baik.. langsung saja memulai untuk langkah-langkah bagaimana mengkosongan/format CD-RW/DVD-R menggunakan Wodim.

Bersihkan CD-RW/DVD-RW Di Linux Menggunakan Shell Prompt

Bagaiamana saya mengkosongkan/format CD-RW/DVD-R
menggunakan Shell Prompt ?

Step1: Download Wodim
Pertama, download Wodim melalui terminal berikut dengan apt-get.

~#apt-get install wodim   

Step 2: Cari Tahu Perangkat
Kemudian cari tahu nama perangkat (RW) yang digunakan dengan memasukan perintah berikut. 

~$wodim -scanbus

Output:

scsibus1:
        1,0,0   100) 'TSSTcorp' 'CD/DVDW SH-S182D' 'SB04' Removable CD-ROM
        1,1,0   101) *
        1,2,0   102) *
        1,3,0   103) *
        1,4,0   104) *
        1,5,0   105) *
        1,6,0   106) *
        1,7,0   107) *

Step 2.1: Format CD-RW
Perhatikan bahwa 1,0,0 nama perangkat yang terpasang. Selanjutnya masukan CD dan
masukan perintah berikut ke format CD-RW.

~$sudo cdrecord blank=fast dev=1,0,0

Perintah diatas akan mengkosongkan CD-RW, tetapi sebelum menulis ada beberapa perintah setelah blank= yang mungkin menjadi pertimbangan Anda.

  • all : Blank the entire disk. This may take a long time.
  • fast: Minimally blank the disk. This results in erasing the PMA, the TOC and the pregap.
  • track: Blank a track.
  • unreserve Unreserve a reserved track.
  • trtail Blank the tail of a track.
  • unclose Unclose last session.
  • session Blank the last session.


Step 2.1: Format DVD-RW
Gunakan perintah dvd+rw-format untuk format dvd disk dan sesuaikan dvd yang digunkan seperti /dev/dvd.


~$sudo dvd+rw-format -force /dev/dvd


Artikel terkait lainnya:


Refernsi: cyberciti.biz

Tag: Erase CD/DVD-RW dengan Wodim, Wodim package, Format using shell prompt 

Thursday, 21 July 2016

Load Lyrics Favoritmu Menggunakan Gmusicbrowser

Beberapa hari yang lalu sempat ingin memiliki koleksi Album yang menjadi favorite saya yaitu "Justin Bieber" dengan albumnya "Purpose", dan pada akhirnya setelah selang beberapa waktu saya memilikinya. Setelah mendapatkan Album itu dengan lebih 15 lagu dalam folder, sempat terpikirkan kembali bagaiamana saya bisa menyanyikan lagu-lagu itu sambil mendengarkan.. Jawabannya, ya saya bisa. Dengan bantuan Aplikasi/Software Gmusicbrowser Linux, akhirnya saya dapat mencapai segala keinginan saya. Mulai dari mengkoleksi sebuah Album baik itu serpihan lagu dengan format MP3, ogg, flac, mpc, dll, dan tambahan Plugin Lyrics yang secara otomatis terload ketika memainkan sebuah lagu. Ini sangat luar biasa.

Apa itu Gmusicbrowser ?

Gmusicbrowser adalah sebuah Aplikasi atau perangkat lunak yang memungkinkan Anda memainkan dan mengelola lagu-lagu Anda, yang saat ini mendukung format MP3, ogg, flac, dan format file mpc. Kunjungi website resminnya di https://gmusicbrowser.org/ untuk informasi lebih lanjut.

Dan Bagaimana Menambahkan Lyrics Di Gmusicbrowser ?

Pertama, pastikan Anda sudah menginstall Gmusicbrowser di Linux Anda, terserah Anda menggunakan Linux dari keluarga Redhat atau Debian. Jika Anda belum menginstallnya Anda dapat menambhkan clon berikut  

~#git clone git://gmusicbrowser.git.sourceforge.net/gitroot/gmusicbrowser/gmusicbrowser  

dan ikuti intruksi File Install didalamnya.

Jalankan Gmusicbrowser dengan mengklik 2x icon atau melalui terminal ~#gmusicbrowser, selanjutnya klik button Setting, kemudian arahkan ke tab Plugin, dan berikan ceklis pada Desktop Widgets pada menu Layout tambahkan Lyrics (requires lyrics plugin) atau Anda dapat melihat gambar dibawah ini untuk hasil yang lebih baik.

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/load-lyrics-favoritmu-menggunakan.html

Selanjutnya close jika Anda selesai dengan itu, kemudian putar lagu favorit Anda dan Anda akan melihat text Lyrics persis yang diinginkan. 

Output: 

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/load-lyrics-favoritmu-menggunakan.html
  

Referensi: gericom.wordpress.com

Friday, 15 July 2016

Install BackBox 4.5 DualBoot Windows ~ Full Screenshot

Backbox adalah distribusi Linux berbasis Debian yang lebih 360 alat pengujian dan penetrasi. BackBox adalah OS ringan dan membutuhkan kapasitas hardware rendah. Kekuatan distribusi ini diberikan oleh inti repositori Launchpad yang terus diperbarui ke versi stabil terakhir dari alat etika hacking yang paling dikenal dan digunakan. Integrasi dan pengembangan alat-alat baru dalam distribusi mengikuti dimulainya komunitas open source dan khususnya kriteria Debian Free Software Guidelines. 
Jika anda pengguna Ubuntu sebelumnya, bukan hal yang sulit untuk melakukan instalasi sistem operasi BackBox, karena tidak jauh berbeda dengan sistem operasi berbasis Debian lainnya. Namun dipostingan kali ini linuXShare 13 akan tetap memberikan tutorial instalasi sistem operasi BackBox, karena saya rasa sebagian dari mereka belum benar-benar paham atau tidak tahu bagaimana proses instalasi untuk sistem operasi Linux/BackBox dilakukan. Jadi, mari lakukan !

Step 1: Download BackBox
Diawal instalasi Anda benar-benar harus sudah menyiapkan file ISO BackBox, atau Anda dapat mendownloadnya langsung ke situs resminya.


Step 2: Membuat Bootable
Seperti biasa anda dharuskan untuk membuat Bootable bisa menggunakan FlashDisk atau sarana lain seperti CD. Ada banyak perangkat lunak untuk melakukan langkah ini, salah satunya Power ISO yang compitibel dengan sistem operasi Windows. Adapun jika anda ingin membuatnya di Linux, Anda bisa menggunakan Unetbootin. Saya yakin Anda sudah paham dan sudah melakukan hal ini sebelumnya. Tetapi jika belum, Anda dapat mebaca Artikel terkait cara membuat Bootable menggunakan Power ISO dan Unetbootin.


Step 3: Setup BIOS
Selanjutnya mengatur BIOS pada komputer yang digunakan. Dengan memprioritaskan FlashDisk atau CD yang telah dibuat untuk dijalankan komputer pertama kali. Saya harap Anda sudah memahami pembahasan BIOS.


Step 4: Install BackBox
Setelah berhasil masuk ke tampilan awal/Desktop BackBox. Anda akan melihat icon Install BackBox Linux tepat disamping kiri atas Desktop. Klik 2x pada icon Install BacBox Linux dan ikuti intruksi berikut.

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html



4.1 Welcome
Berhasil mengklik 2x pada icon Install BackBox Linux. Selanjutnya memilih bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi berjalan. Pada contoh dibawah linuXShare 13 memilih bahasa Inggris, karena saya yakin tisak hanya orang indonesia yang membaca tulisan ini.


http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html


4.2 Wireless
Jika sedang terhubung dengan jaringan disekitar tempat Anda. Anda dapat memanfaatkan ini, karena selama proses instalasi memungkinkan untuk mengambil paket atau package update untuk BackBox Anda. Pilih radio button kedua “Connect to this Network”, sebaliknya pilih “I don't want to connect to a wi-fi network right now”.

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html



4.3 Preparing to install BackBox
Perhatikan ketiga kolom dengan tulisan hitam dan checkBox di samping kiri bawah. Jika Anda benar-benar yakin dengan itu Anda dapat melanjutkan dengan mengklik button “Continue”. Saya sarankan untuk terhubung ke sumber daya selama proses instalasi, hal ini memungkingkan kita untuk menghindari kekacauan atau mati ditengah jalan.


http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html



4.4 Istallation Type
Jika Anda benar-benar beginner dalam hal ini Anda dapat melanjutkan dengan memilih radio button “Install Back alongside them”, tentu Anda tidak lupa telah membuat partisi Unlicoted pada Hardisk Anda. Tetapi jika Anda masih khawatir dengan itu, Anda dapat memilih 'Someting else” kemudian ikuti langkah berkut.

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html



4.4.1 Installation Type (Swap)
Terlihat pada contoh instalasi yang dilakukan oleh linuXShare 13, yakni ada dua file Windows dengan type ntfs. Dengan contoh free space sebesar 63 GB, Anda dapat membuatnya lebih besar tergantung kebutuhan Anda. Pada contoh dibawah Swap adalah partisi pertama yang dibuat dengan ruang sebesar 4GB, dan saya rasa ini cukup untuk komputer dengan RAM murni 4GB. 

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html
 


4.4.2 Installation Type (/boot)
“/boot” merupakan partisi Linux yang digunakan untuk bootloader Linux ketika pertama kali komputer Anda dijalankan. Pada contoh ini linuXShare 13 membuatnya sebesar 500 MB. 

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html



4.4.3 Installation Type (/)
/” merupakan file system Linux yang akan menyimpan banyak file salah satunya file instalasi/perangkat lunak yang anda pasang pada sistem operasi Linux Anda. Disini linuXShare 13 membuatnya sangat besar yakni sebesar 59 GB, karena akan banyak aplikasi pihak ketiga yang dipasang nantinya.


http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html


4.5 Device for boot loader installation
Selanjutnya tentukan device yang akan digunakan untuk bootlloader, tentu partisi/mount point yang sudah Anda buat sebelumnya yaitu “/boot”, perhatikan device-nya. Pada contoh ini “/boot” terdapat pada device /dev/sda5 dengan type ext4. Selanjutnya klik button Install Now..

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html



4.6 Something Else
Selesai dengan mengklik button Install Now, Anda akan melihat Struk atau sebuah informasi tabel partisi yang telah dibuat. Selanjutnya klik button Continue jika Anda benar-benar selesai dengan itu.

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html



4.7 Where Are You ?
Tinggal beberapa langkah lagi untuk menyelesaiakn instalasi. Pilih sesuai tempat tinggal dan waktu Anda kemudian klik button continue..

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html



4.8 Keyboard Layout
Sesuaikan dengan type keyboard yang ingin Anda gunakan, dan tidak lupa untuk mencobanya di bagian Detect Keyboard Layout. 

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html



4.9 Who Are You ?
Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan. Lenagkapi beberapa textbox yang tersedia dan pastikan password yang Anda buat memenuhi sayarat dan kuat. Selanjutnya hanya memebutuhunkan waktu 30 sampai 45 saja untuk selesai dalam proses instalasi berjalan.

http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html


http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-backbox-45-full-screenshot.html

Step 5: Restart
Setelah selesai semua langkah diatas, Anda akan diminta untuk merestart komputer dan selamat BacBox kini telah berhasil terinstall di komputer Anda.


Artikel terkait lainnya:


Burning MP3 Ke CD-RW Menggunakan XfBurn

Koleksi merupakah hal yang harus bagi mereka pencinta musik tentunya. Entah musik apa yang dikoleksinya tapi hal ini merupakan keharusan. Dari mereka memiliki cara yang berbeda-beda untuk melakukan hal tersebut, ada yang menyimpannya dengan tempat yang dikhuskan seperti Hardisk, baik dari komputernya itu sendiri maupun Hardisk External khusus lainnya, Flashdisk salah satunya, CD, dll.
Namun pada postingan kali ini linuXShare 13 akan menggunakan salah satu cara yang mungkin banyak dilakukan, yaitu menyimpannya ke-CD. Iya.. ada banyak software sebagai tools yang digunakan untuk menyalin MP3 ke-CD, salah satunya XfBurn. Dibawah ini langkah demi langkah unutuk menyalin/koleksi MP3 ke-CD menggunakan XfBurn.




Step 1: Buka XfBurn

Jalankan XfBurn dengan mengklik icon atau melalui terminal ~$xfburn.


Step 2: Audio CD

Setelah Anda berhasil menjalankan XfBurn dan berhasil masuk ke layar awal. Kemudian Anda akan melihat 4 button dengan masing- masing icon berikut: 
 


http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/burning-mp3-ke-cd-rw-menggunakan-xfburn_32.html

Selanjutnya pilih button dengan tulisan Audio CD. 


Step 3: Add MP3

Setelah mengklik button dengan tulisan Audio CD diatas, langkah selanjutnya menambahkan file koleksi Anda dengan format MP3 dengan mengklik tombol "+" yang terdapat pada pojok kiri atas. Seperti pada gambar.
 


http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/burning-mp3-ke-cd-rw-menggunakan-xfburn_32.html

Step 4: Proceed to Burn 
Jika Anda selesai menambahkan, selanjutnya mengklik tombol Proceed to Burn untuk melanjutkan proses burning tepat di bagian pojok kanan bawah. Tunggu beberapa menit hingga proses selesai/success.


http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/burning-mp3-ke-cd-rw-menggunakan-xfburn_32.html

 
Artikel terkait lainnya:


Sunday, 10 July 2016

Burning Image/ISO Ke DVD-RW Menggunakan XfBurn

Xfburn adalah sebuah aplikasi yang mudah digunakan dalam melakukan beberapa kerja seperti burning ke CD, DVD, serta pengosongan cakram yang ditulis ulang. Data dan komposisi audio yang bisa dibuat dari awal. Gambar dalam format iso dapat dibakar, atau dibuat dengan mudah. Di kesempatan ini linuXShare 13 akan berbagi pengalaman serupa atau Burn Image menggunakan XfBurn.



Step 1: Buka XfBurn

Jalankan XfBurn dengan mengklik icon atau melalui terminal ~$xfburn.

Step 2: Burn Image

Setelah Anda berhasil menjalankan XfBurn dan berhasil masuk ke layar awal. Kemudian Anda akan melihat 4 button dengan masing- masing icon berikut: 




Pilih button dengan text Burn Image. Kemudian akan muncul dialog berikut:





Pada contoh diatas linuXSHare 13 menggunakan BackBox ISO untuk di bakar ke dalam DVD-RW dengan kecepatan Max Write Mode auto. Selanjutnya Anda tinggal menunggu proses succes/selesai.

Artikel terkait lainnya:

Thursday, 7 July 2016

Install Wifi Hotspot Dengan Hostapd

Penggunaan Wifi Hotspot sudah bukan hal yang baru bagi mereka pencinta teknologi tentunya. Selain memudahkan orang lain untuk berbagi jaringan internet, wifi Hotspot memiliki kecepatan koneksi yang cukup cepat dan stabil. Maka tidak aneh jika orang memilih mengakses Hotspotnya dibandingkan sarana lain.
Fokus pada penggunaan Linux. Tidak semua sistem operasi linux dengan mudah melakukan hal ini, artinya masih membutuhkan Packages khusus agar dapat beroperasi. Berikut Packages yang perlu didownloads dan bagaimana proses instalasi dilakukan.

Step 1: Tambahkan Packages
Buka terminal dan masuk ke direktori /tmp, lalu tambahkan packages berikut:  


~#cd /tmp
~#sudo wget http://archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/w/wpa/hostapd_1.0-3ubuntu2.1_amd64.deb

Jika Anda mengalami masalah dengan itu, Anda dapat mendownloadnya disini.
Kemudian Ekstark dan unpack tepat di direktori /tmp melalui perintah berikut :


~#sudo dpkg -i hostapd*.deb



Selanjutnya gunakan apt-mark hold untuk mencegah peng-upgradean ke versi buggy hostpad:


~#sudo apt-mark hold hostapd 

Step 2: Install AP-Hotspot
Selanjutnya menambahkan PPA dengan mengetikan perintah berikut:


~#sudo add-apt-repository ppa:nilarimogard/webupd8
lalu upgrade PPA  dan install ap-hotspot:
~#sudo apt-get update
~#sudo apt-get install ap-hotspot

Step 3: Konfigurasi
Agar wifi hotspot anda bisa langsung digunakan, terlebih anda harus mengkonfigurasi hotspot dan pastikan anda tidak sedang terhubung ke jaringan, atau wifi internet di sekitar Anda. Untuk melakukannya Anda dapat mengetikan perintah berikut :


~#sudo ap-hotspot configure



Step 4: Mulai wifi hotspot

Sekarang Anda dapat memulai membangun jaringan cepat hotspot melalui komputer.

~#sudo ap-hotspot start (mulai)
~#sudo ap-hotspot stop (berhenti)



Selanjutnya Anda cek menggunakan ponsel atau sejenisnya untuk mengetahui apakah sebuah jaringan Hotspot yang Anda bangun berhasil.


http://linuxshare13.blogspot.com/2016/07/install-wifi-hotspot-dengan-hostapd.html